kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.943.000   -53.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.012   47,00   0,28%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%
STYLE /

6 Alat AI Gratis 2026 untuk Riset Akademik yang Wajib Dicoba Selain ChatGPT


Kamis, 19 Maret 2026 / 11:00 WIB
6 Alat AI Gratis 2026 untuk Riset Akademik yang Wajib Dicoba Selain ChatGPT
ILUSTRASI. Ilustrasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) (Dado Ruvic/REUTERS)

Sumber: Geeky Gadgets | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Perlu diakui bahwa saat ini kecerdasan buatan (AI) bukan lagi sekadar tren, tapi sudah menjadi kebutuhan pokok di berbagai bidang.

Bagi Anda yang kerap melakukan riset akademik mendalam, AI kini menjadi solusi praktis untuk mengelola data.

Selain ChatGPT yang sangat populer, ada cukup banyak alat AI gratis yang bisa Anda gunakan untuk melakukan riset akademik. Berikut adalah rekomendasinya.

Baca Juga: Tak Ingin Tertinggal di AI, Apple Gandeng Gemini untuk Perkuat Siri

1. Gemini

Gemini unggul dalam menyusun tinjauan pustaka (literature review) yang komprehensif. Salah satu fitur yang sangat membantu adalah kemampuannya membuat abstrak grafis dan visualisasi data yang memudahkan audiens memahami temuan riset dalam sekejap.

Anda bisa langsung mengekspor poin-poin penting ke dalam format spreadsheet untuk analisis lebih lanjut. Kemampuan Gemini dalam menghasilkan aset gambar dan musik juga memberikan dimensi baru dalam eksplorasi kreatif.

2. Asta

Asta, alat AI milik Allen Institute, adalah alternatif selanjutnya. Asta menggabungkan penemuan makalah dengan analisis data berbasis bukti dalam satu platform.

Anda bisa menyaring hasil pencarian berdasarkan penulis, tahun terbit, hingga kredibilitas jurnal tanpa biaya langganan.

Baca Juga: WhatsApp Luncurkan Akun Pre-Teen, Orang Tua Bisa Kendalikan Aktivitas Anak

3. Semantic Scholar

Semantic Scholar fokus pada pemetaan jaringan sitasi. Dengan memasukkan satu makalah utama (seed paper), AI ini akan melacak keterhubungan antar studi. Ini adalah cara tercepat untuk menemukan celah penelitian (research gap) yang belum tersentuh oleh peneliti lain.

4. Research Rabbit

Research Rabbit menawarkan solusi berbeda dengan mengubah data teks menjadi grafik visual yang dinamis.

Alat ini sangat direkomendasikan bagi pengguna yang sedang menyusun tinjauan sistematis, karena memudahkan pelacakan referensi terkait secara intuitif.

Baca Juga: 10 Tablet Android Terkencang Versi AnTuTu Edisi Februari 2026

5. NotebookLM

NotebookLM memungkinkan Anda mengunggah ribuan halaman data dan membuat sumber informasi baru untuk kebutuhan pribadi.

AI ini juga mampu membuat infografis dan menyederhanakan pertanyaan teknis yang sulit. NotebookLM sangat efektif digunakan saat Anda berada dalam tahap penyusunan manuskrip atau persiapan presentasi sidang akademik.

6. Goblin Tools

Goblin Tools dirancang khusus untuk memecah proyek besar yang intimidatif menjadi langkah-langkah kecil yang logis.

Uniknya, alat ini dilengkapi fitur analisis emosi dan penyesuaian nada bahasa (tone adjustment). Fitur ini membantu peneliti dalam berkomunikasi secara profesional, baik saat menyusun proposal hibah maupun saat berinteraksi dengan sesama akademisi di tengah tekanan tenggat waktu.

Baca Juga: Ranking HP Flagship Android Paling Ngebut Versi AnTuTu Edisi Februari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

×