Sumber: Huawei | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Huawei resmi memperkenalkan Huawei AI Glasses, perangkat wearable terbaru berbasis HarmonyOS yang siap meramaikan persaingan di segmen kacamata pintar.
Lewat kacamata ini, Huawei jelas semakin yakin untuk memperluas kehadirannya dalam ekosistem AI, termasuk bersaing dengan perangkat sejenis seperti Meta Ray-Ban yang lebih dulu populer di pasar global.
Perangkat ini hadir dengan kamera terintegrasi, fitur terjemahan berbasis AI. Tidak lupa, Huawei menghadirkan desain yang tetap menyerupai kacamata konvensional, sehingga tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Baca Juga: Vivo Y6 5G Meluncur, Baterai 7.200 mAh dan Harga Rp4 Jutaan
Desain Ringan dan Minimalis
Huawei AI Glasses mengusung pendekatan desain yang sederhana namun fungsional. Perangkat ini tersedia dalam tiga varian, yakni semi-rim berbahan titanium untuk lensa optik, serta dua model full-rim untuk kacamata hitam dan optik.
Pilihan warna yang dihadirkan mencakup Silver Gray, Shimmery Silver, dan Modern Black dengan opsi frame bulat maupun kotak.
Dari sisi konstruksi, Huawei menekankan kenyamanan dengan bobot hanya sekitar 35,5 gram dan ketebalan tangkai 6,25 mm.
Engselnya menggunakan material titanium alloy dengan desain segitiga emas yang diklaim meningkatkan kestabilan struktur dibandingkan kacamata biasa.
Jika dibandingkan dengan Meta Ray-Ban, pendekatan Huawei cenderung lebih fokus pada keseimbangan antara estetika dan teknologi internal.
Sementara itu, Meta Ray-Ban lebih menonjolkan gaya klasik khas Ray-Ban dengan integrasi kamera yang lebih tersembunyi.
Baca Juga: Spesifikasi Redmi Note 17 Pro Max Bocor, Baterai 10.000 mAh Jadi Daya Tarik Utama
Kamera AI dan Fitur Terjemahan Jadi Pembeda
Salah satu fitur utama Huawei AI Glasses adalah kamera dengan sensor 1/2.8 inci yang didukung algoritma AI multi-frame fusion.
Teknologi ini memungkinkan pengguna mengambil foto dan video dari sudut pandang orang pertama, sekaligus melakukan live streaming langsung dari kacamata.
Huawei juga menambahkan kemampuan komposisi pintar dan koreksi gambar otomatis untuk meningkatkan hasil visual.
Fitur ini menjadi salah satu diferensiasi penting dibanding Meta Ray-Ban yang lebih berfokus pada dokumentasi sederhana tanpa banyak pemrosesan AI tingkat lanjut.
Di sisi lain, Huawei AI Glasses menghadirkan fitur terjemahan real-time yang terintegrasi langsung. Fitur ini belum menjadi fokus utama pada Meta Ray-Ban.
Kacamata ini juga dilengkapi dukungan asisten suara Celia, aktivasi perintah suara, serta shortcut AI. Beberapa fungsi shortcut adalah pembayaran digital dan konektivitas ke perangkat lain.
Baca Juga: Huawei Pura X Max Meluncur: HP Layar Lipat Unik, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Performa dan Daya Tahan Baterai
Huawei menyematkan chip buatannya sendiri untuk meningkatkan respons sistem dan performa AI secara keseluruhan.
Dalam penggunaan sehari-hari, Huawei AI Glasses diklaim mampu bertahan hingga 12 jam untuk penggunaan normal. Untuk panggilan suara, perangkat ini dapat digunakan hingga 8 jam, sementara pemutaran musik bisa mencapai sekitar 9 jam.
Dibandingkan Meta Ray-Ban, daya tahan ini tergolong kompetitif, terutama karena Huawei menambahkan lebih banyak fitur berbasis AI yang biasanya membutuhkan konsumsi daya lebih besar.
Baca Juga: Huawei Pura 90 Pro dan Pro Max Meluncur: Ini Perbedaan dan Keunggulannya
Harga dan Ketersediaan Huawei AI Glasses
Huawei AI Glasses mulai memasuki fase pre-sale dan akan resmi dijual pada 25 April 2026.
Untuk harga, varian Silver Gray dan Modern Black dibanderol 2.499 yuan atau sekitar Rp6,3 juta, sedangkan varian Shimmery Silver mencapai 2.899 yuan atau sekitar Rp7,3 juta.
Perlu diakui bahwa harga itu cukup terjangkau dibandingkan Meta Ray-Ban yang dibuka mulai dari Rp8 jutaan di Indonesia.
Baca Juga: Sudah Bisa Dibeli! Harga Huawei Mate X7 di Indonesia Hampir Rp30 Juta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













