Sumber: Samsung | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Samsung memperkenalkan chipset Exynos 1680 yang akan digunakan sebagai sumber tenaga bagi Galaxy A57.
Chipset ini diperkenalkan beberapa jam sebelum peluncuran Galaxy A57 di beberapa negara, termasuk India.
Seperti pendahulunya, chip ini jelas disiapkan sebagai otak baru untuk lini mid-range alias kelas menengah Samsung. Setelah Galaxy A57, chip ini bisa saja dipasangkan pada seri penerus seperti Galaxy A38 tahun depan.
Lalu, apa saja kelebihan Exynos 1680 dibanding model sebelumnya? Berikut adalah detail yang disampaikan oleh Samsung.
Baca Juga: Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A37 Resmi Rilis, Ini Spesifikasi dan Harganya
Performa Lebih Stabil
Exynos 1680 dibangun menggunakan proses fabrikasi 4nm terbaru dari Samsung. Terdapat satu inti Cortex-A720 dengan kecepatan hingga 2,9GHz, didukung empat inti Cortex-A720 tambahan, serta tiga inti hemat daya Cortex-A520.
Meski secara struktur tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya, penggunaan inti generasi baru ini diklaim mampu menghadirkan perpindahan aplikasi yang lebih mulus.
Tidak hanya itu, chip ini menjanjikan performa yang lebih konsisten dalam penggunaan jangka panjang.
Baca Juga: Redmi Note 15 SE Rilis 2 April, Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya
Grafis Lebih Halus
Dari sisi grafis, Samsung menyematkan GPU Xclipse 550 yang berbasis arsitektur AMD RDNA 3.
GPU ini diklaim menawarkan peningkatan performa sekitar 15% dibanding generasi sebelumnya.
Walaupun peningkatannya tidak terlalu besar, dampaknya tetap terasa, terutama untuk pengalaman bermain game yang lebih stabil dan animasi yang lebih halus.
Menariknya, chipset ini juga sudah mendukung layar Full HD+ dengan refresh rate hingga 144Hz, fitur yang kini mulai umum hadir di smartphone kelas menengah.
Baca Juga: Bocoran Tecno Spark 50 5G: Desain Baru dan Baterai Besar
Kecerdasan Meningkat
Samsung juga meningkatkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) pada Exynos 1680. Neural Processing Unit (NPU) yang dibenamkan mampu menangani hingga 19,6 TOPS, meningkat sekitar sepertiga dibanding generasi sebelumnya.
Samsung menjelaskan, dalam penggunaan sehari-hari, peningkatan ini akan terasa pada fitur seperti pemrosesan kamera yang lebih cerdas serta berbagai fitur AI yang terintegrasi dalam One UI.
Baca Juga: Huawei Mate 80 Pro Max Wind Edition Rilis, Bawa Kipas Pendingin Internal
Mendukung Spesifikasi yang Lebih Premium
Salah satu peningkatan menarik lainnya adalah dukungan terhadap RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1.
Biasanya, teknologi ini hanya ditemukan pada perangkat kelas atas. Kehadirannya di chipset mid-range seperti Exynos 1680 berpotensi menghadirkan performa yang lebih responsif.
Untuk sektor kamera, Exynos 1680 mendukung sensor hingga resolusi 200MP. Selain itu, chipset ini mampu merekam video hingga resolusi 4K pada 60fps dengan dukungan 10-bit HDR.
Dari sisi konektivitas, Exynos 1680 sudah dilengkapi dengan berbagai teknologi terbaru, mulai dari jaringan 5G, Wi-Fi 6E, hingga Bluetooth 6.1.
Baca Juga: Daftar HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Ini yang Sudah di Indonesia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












