Reporter: Prihastomo Wahyu Widodo | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Qualcomm ternyata membagi Snapdragon 8 Elite Gen 5 menjadi empat varian berbeda. Masing-masing memiliki konfigurasi CPU dan GPU yang tidak sepenuhnya identik sehingga performanya juga bisa berbeda.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 menjadi chipset andalan Qualcomm untuk smartphone flagship Android pada 2026.
Perbedaan tersebut membuat dua smartphone dengan label Snapdragon 8 Elite Gen 5 berpotensi menghasilkan skor benchmark maupun performa gaming yang tidak sama.
Berikut penjelasan masing-masing varian Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Baca Juga: Film dengan Rating IMDb Tertinggi Sepanjang Masa: Film Era 1990-an Mendominasi
1. Snapdragon 8 Elite Gen 5 Standar (SM8850-AC)
Chip ini digunakan di banyak smartphone flagship 2026, seperti OPPO Find X9 Ultra dan Xiaomi 17 Ultra.
Mengutip Gizmochina, spesifikasinya terdiri dari dua inti Oryon Prime dengan kecepatan hingga 4,6 GHz, enam inti performa hingga 3,62 GHz, serta GPU Adreno dengan frekuensi 1,2 GHz yang dilengkapi tiga GPU Slice dan memori grafis berkapasitas 18 MB.
Varian inilah yang menjadi acuan utama Qualcomm dalam bersaing dengan chipset flagship terbaru dari MediaTek maupun Samsung.
Baca Juga: Kabar Baik! Xiaomi 18 Pro Max Dirumorkan Rilis Global, Tak Lagi Eksklusif China
2. Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy (SM8850-1-AD)
Selanjutnya ada model yang dirancang khusus untuk memperkuat lini flagship Samsung Galaxy.
Varian yang memiliki kode SM8850-1-AD ini digunakan pada seri Galaxy S26 dan Galaxy Z Fold8.
Perbedaannya terletak pada peningkatan frekuensi CPU dan GPU. Inti Oryon Prime mampu berjalan hingga 4,74 GHz, sedangkan GPU meningkat menjadi 1,3 GHz.
Pada pengujian benchmark, versi Galaxy umumnya mampu mencatat skor sedikit lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 standar.
Baca Juga: Rumor Terbaru: Harga iPhone 18 Pro Berpotensi Naik hingga Rp5,4 Juta
3. Snapdragon 8 Elite Gen 5 7-Core (SM8850-5-AC)
Sesuai namanya, chip ini hanya memiliki tujuh inti CPU karena satu inti performa dinonaktifkan. Varian tersebut saat ini digunakan oleh OPPO Find N6, salah satu smartphone lipat terbaru.
Qualcomm memang kerap memanfaatkan chip yang memiliki satu inti tidak optimal menjadi versi baru dengan harga lebih murah.
Strategi tersebut juga membantu produsen smartphone lipat mendapatkan prosesor flagship dengan konsumsi daya yang lebih efisien sekaligus menghasilkan panas yang lebih rendah.
Baca Juga: 5 HP Baru Agustus 2026 yang Layak Ditunggu: Ada Google Pixel 11 hingga Vivo V80
4. Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series (SM8850-1-AB)
Terakhir dan terbaru adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series dengan nomor model SM8850-1-AB.
Chip ini dijadwalkan debut pada Redmi K100 Pro yang akan diperkenalkan di China pada 11 Agustus mendatang.
CPU masih menggunakan konfigurasi yang sama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 reguler, yakni dua inti Oryon Prime 4,6 GHz dan enam inti performa 3,62 GHz.
Perbedaannya terdapat pada GPU. V Series hanya memiliki dua GPU Slice, lebih sedikit dibandingkan tiga GPU Slice pada versi standar.
Kapasitas memori grafisnya juga turun dari 18 MB menjadi 12 MB. Artinya, peningkatan yang ditawarkan lebih berfokus pada efisiensi biaya produksi daripada peningkatan performa.
Baca Juga: Beli iPhone 17 Sekarang atau Tunggu iPhone 18? Ini 5 Pertimbangannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)