kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   -1.000   -0,03%
  • USD/IDR 16.791   2,00   0,01%
  • IDX 8.980   4,90   0,05%
  • KOMPAS100 1.240   -4,48   -0,36%
  • LQ45 876   -6,31   -0,72%
  • ISSI 331   0,57   0,17%
  • IDX30 444   -6,39   -1,42%
  • IDXHIDIV20 519   -14,10   -2,64%
  • IDX80 138   -0,67   -0,49%
  • IDXV30 144   -3,64   -2,47%
  • IDXQ30 142   -2,84   -1,95%
STYLE /

Rekrutmen Perwira Prajurit Karier TNI 2026 Dibuka, Sarjana Bisa Mendaftar


Selasa, 27 Januari 2026 / 14:42 WIB
Rekrutmen Perwira Prajurit Karier TNI 2026 Dibuka, Sarjana Bisa Mendaftar
ILUSTRASI. Rekrutmen Perwira Prajurit Karier TNI 2026 Dibuka, Sarjana Bisa Mendaftar. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)

Sumber: Pusat Penerangan TNI,Pusat Penerangan TNI | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi membuka pendaftaran calon perwira bagi lulusan perguruan tinggi melalui seleksi Perwira Prajurit Karier (PA PK) Reguler Gelombang I Tahun Anggaran 2026. 

Melalui jalur ini, tenaga profesional dari berbagai disiplin ilmu akan dipersiapkan untuk mengisi posisi manajerial dan teknis di lingkungan Angkatan Darat, Angkatan Laut, serta Angkatan Udara.

Berdasarkan pengumuman resmi yang dilansir dari akun Instagram Pusat Penerangan TNI, @puspentni, rekrutmen ini ditujukan bagi Warga Negara Indonesia (WNI), baik pria maupun wanita.

Baca Juga: Galaxy Z Flip7 Olympic Edition Rilis: Hadiah Spesial untuk Para Atlet

 Kualifikasi pendidikan yang diminta mencakup jenjang Diploma empat (D4), Strata satu (S1), S1 Profesi, hingga Strata dua (S2), sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing matra.

Jadwal pendaftaran resmi ditetapkan berlangsung selama satu bulan penuh, yang dimulai sejak 25 Januari - 25 Februari 2026. 

Syarat Umum Calon Perwira Karier TNI

Berikut adalah persyaratan dasar yang wajib dipenuhi oleh para pelamar:

  • Warga Negara Indonesia, pria atau wanita, bukan anggota TNI, Polri, maupun PNS
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
  • Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba
  • Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm dengan berat badan seimbang
  • Lulusan D4, S1, S1 Profesi, atau S2 sesuai kebutuhan TNI
  • Usia maksimal 28 tahun untuk D4/S1 dan 30 tahun untuk S1 Profesi/S2 saat pembukaan pendidikan
  • Akreditasi perguruan tinggi dan program studi minimal B atau Baik Sekali
  • IPK minimal 2,80 untuk akreditasi A/Unggul dan 3,00 untuk akreditasi B/Baik Sekali
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan pertama, kecuali ketentuan khusus kedokteran
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
  • Tidak memiliki catatan kriminal
  • Tidak bertato dan tidak bertindik, kecuali alasan agama atau adat
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama selama 10 tahun
  • Memiliki kartu BPJS

Baca Juga: 6 Fitur iPhone 18 Pro yang Paling Dinantikan Tahun Ini

Program Studi yang Dibutuhkan

Kebutuhan formasi pada gelombang ini mencakup spektrum keilmuan yang luas, mulai dari sektor kesehatan hingga teknologi informasi. Mengutip informasi dari laman resmi rekrutmen TNI, berikut adalah pembagian jurusan yang dibutuhkan:

Kebutuhan Formasi Pria:

  • Kesehatan: Kedokteran, Keperawatan, Farmasi, Psikologi, Gizi, Radiologi, hingga Teknik Biomedis
  • Penerbangan dan Kedirgantaraan: Penerbang, Teknik Dirgantara, Aeronautika, Nautika
  • Teknik dan Rekayasa: Teknik Sipil, Mesin, Elektro, Informatika, Kimia, Industri, hingga Keamanan Siber
  • Geospasial dan Lingkungan: Geografi, Oseanografi, Meteorologi, Astronomi
  • Teknologi Informasi dan Kreatif: Ilmu Komputer, Sistem Informasi, DKV, Produksi Media
  • Ekonomi dan Manajemen: Akuntansi, Manajemen Keuangan, Logistik, SDM
  • Bahasa, Sosial, dan Humaniora: Ilmu Komunikasi, Sejarah, Statistik, Sastra
  • Agama dan Filsafat: Pendidikan Agama, Teologi, Filsafat
  • Seni dan Olahraga: Seni Musik, Kepelatihan Olahraga, Tata Boga
  • Hukum dan Politik: Ilmu Hukum, Hukum Internasional, Ilmu Politik
  • Pertanian dan Kelautan: Agronomi, Perikanan, Peternakan, Biologi
  • Intelijen: Analis Intelijen
  • Permesinan: Mesin Otomotif

Kebutuhan Formasi Wanita:

  • Kesehatan: Kedokteran, Keperawatan, Farmasi, Psikologi, Gizi
  • Teknik dan Informatika: Teknik Sipil, Informatika, Sistem Informasi
  • Keamanan Siber: Rekayasa Kriptografi
  • Hukum: Hukum Pidana, Perdata, dan Internasional
  • Ekonomi: Akuntansi dan Administrasi Perkantoran
  • Bahasa: Bahasa Indonesia dan Pendidikan Bahasa Inggris
  • Sosial dan Humaniora: Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Hubungan Internasional

Tonton: Kapolri Ungkap Biang Kerok Judol, FOMO & Pengangguran Pemicu Utama

Lokasi Verifikasi dan Validasi Pendaftaran

Guna memfasilitasi pelamar dari berbagai daerah, TNI menyediakan titik pendaftaran yang tersebar luas dari Indonesia bagian barat hingga timur.

Lokasi utama pendaftaran mencakup wilayah Aceh, Medan, Palembang, Bandung, Jakarta, Surabaya, Makassar, Manado, Ambon, hingga Jayapura dan Merauke.

Selain melalui Ajudan Jenderal Komando Daerah Militer (Ajendam) dan Ajudan Jenderal Resor Militer (Ajenrem), pendaftaran juga dilayani melalui Kodam, Kodal, Lanal, dan Lanud di daerah lain.

Beberapa di antaranya meliputi Bogor, Yogyakarta, Malang, Madiun, Batam, Kupang, Sorong, hingga Biak dan Belitung.

Proses seleksi ini diharapkan dapat menjaring talenta profesional yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kedaulatan negara. Seluruh tahapan pendaftaran dilakukan secara transparan melalui kanal resmi.

  • Periode Pendaftaran: 25 Januari - 25 Februari 2026
  • Portal Resmi: rekrutmen-tni.mil.id

Bagi Anda yang memenuhi kualifikasi, segera lengkapi berkas dan lakukan registrasi sebelum batas waktu berakhir. Karier di militer melalui jalur perwira karier menawarkan stabilitas profesi sekaligus pengabdian nyata bagi negara.

Selanjutnya: Apa itu Free Fire Amazon dan Apakah Aman bagi Pemain FF? Ini yang Harus Anda Ketahui

Menarik Dibaca: Kesehatan Kerja: 5 Risiko yang Fatal Akibat Duduk Lama di Depan Laptop

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

×