kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%
STYLE /

Harga iPhone 18 Terancam Naik, Apple Tak Sanggup Hadapi Kenaikan Biaya Komponen


Selasa, 25 Agustus 2026 / 06:00 WIB
Harga iPhone 18 Terancam Naik, Apple Tak Sanggup Hadapi Kenaikan Biaya Komponen
ILUSTRASI. Penjualan iPhone 17 di Indonesia (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Apple dikabarkan bersiap menaikkan harga iPhone menyusul meningkatnya biaya chip dan memori yang menekan rantai pasokan industri smartphone.

Laporan tersebut disampaikan jurnalis Bloomberg Mark Gurman dalam newsletter Power On. Menurut Gurman, kenaikan harga iPhone semakin sulit dihindari karena Apple menghadapi tekanan pasokan memori dan chip yang juga berdampak pada produk lainnya.

Jika Apple mengikuti langkah Samsung dan Google yang menaikkan harga smartphone terbaru sekitar US$100, iPhone 18 Pro diperkirakan memiliki harga awal US$1.199. Angka tersebut setara sekitar Rp21,23 juta.

Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro saat ini memiliki harga awal US$1.099 atau sekitar Rp19,46 juta dengan kurs yang sama.

Baca Juga: Vivo X500 Series Resmi Hadir September, Bawa Kamera Video Kelas Sinema

Apple Hadapi Kenaikan Biaya Memori dan Chip

Kenaikan harga iPhone disebut berkaitan dengan meningkatnya biaya komponen, terutama memori dan chip.

Apple sebelumnya telah menaikkan harga sejumlah produk seperti Mac dan iPad. Harga produk yang terdampak dilaporkan naik rata-rata sekitar 23%.

Namun, iPhone sejauh ini menjadi salah satu lini produk utama Apple yang belum mendapatkan kenaikan harga serupa.

Gurman menilai kondisi tersebut membuat kenaikan harga iPhone semakin mungkin terjadi.

Meski memiliki alasan untuk menaikkan harga lebih tinggi, Apple disebut masih memiliki pertimbangan untuk tidak melakukannya.

Semakin tinggi kenaikan harga, semakin besar pula risiko konsumen menunda pembelian atau memilih perangkat pesaing.

Baca Juga: Daftar Fitur Baru Kamera iPhone di iOS 27, Siri Mode Jadi Andalan

Program Upgrade Bisa Jadi Solusi

Laporan MacRumors menyebut, Apple juga memiliki opsi untuk mengurangi dampak kenaikan harga melalui program Apple Upgrade.

Dengan skema tersebut, konsumen dapat membayar perangkat melalui cicilan bulanan sehingga kenaikan harga tidak langsung terasa sebesar jika perangkat dibeli dengan pembayaran penuh.

Strategi ini dapat membantu Apple mempertahankan minat konsumen meski harga iPhone meningkat.

Baca Juga: Kapan Apple Event iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra Digelar? Ini Prediksinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×