kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.855   -4,00   -0,02%
  • IDX 6.219   91,48   1,49%
  • KOMPAS100 827   19,90   2,46%
  • LQ45 620   9,21   1,51%
  • ISSI 216   0,74   0,34%
  • IDX30 351   3,11   0,89%
  • IDXHIDIV20 428   1,50   0,35%
  • IDX80 94   1,40   1,51%
  • IDXV30 118   -0,28   -0,24%
  • IDXQ30 112   0,74   0,67%
STYLE /

Lowongan Kerja Kemenkes Juni 2026, Ada 7 Posisi Tenaga Ahli, Ini Cara Daftarnya


Selasa, 02 Juni 2026 / 12:28 WIB
Lowongan Kerja Kemenkes Juni 2026, Ada 7 Posisi Tenaga Ahli, Ini Cara Daftarnya
ILUSTRASI. Kemenkes buka lowongan kerja Juni 2026 untuk 7 posisi Tenaga Ahli PMU. Simak kualifikasi, jadwal, dan link pendaftaran di sini. (KONTAN/Daniel Prabowo)

Sumber: Kemenkes | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID -  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia membuka kesempatan karier bagi para profesional melalui rekrutmen Tenaga Ahli Project Management Unit (PMU) pada Juni 2026.

Lowongan kerja ini bertujuan mendukung proyek pembangunan gedung RSAB Harapan Kita dan penataan kawasan Rumah Sakit 3 Berlian yang didanai oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Melansir informasi resmi dari Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, rekrutmen ini mencari individu yang berkompeten untuk mengisi posisi strategis dengan sistem kontrak profesional.

Baca Juga: Daftar HP Samsung yang Diprediksi Tak Kebagian One UI 8.5, Galaxy S22 Masuk

Pendaftaran dibuka hingga tanggal 4 Juni 2026 melalui kanal resmi yang telah disediakan oleh kementerian.

Berikut adalah rincian formasi, kualifikasi khusus, dan persyaratan yang wajib dipenuhi oleh pelamar:

Formasi Tenaga Ahli PMU Kemenkes 2026

1. Procurement Expert

  • Pendidikan minimal S1 Manajemen, Administrasi Bisnis, Teknik, atau bidang terkait (S2 diutamakan).
  • Pengalaman kerja minimal 8 tahun untuk lulusan S1 atau 5 tahun untuk lulusan S2 di bidang pengadaan barang dan jasa.
  • Memiliki pengalaman dalam proyek pembiayaan internasional (AIIB, WB, ADB, atau MDB lainnya).
  • Mengelola minimal 3 penugasan kontrak skala besar.
  • Memahami regulasi pengadaan pemerintah dan koordinasi dengan LKPP.

2. Civil Engineering Expert

Pendidikan minimal S1 Teknik Sipil (S2 diutamakan).

  • Memiliki sertifikasi aktif Ahli Madya atau Ahli Utama Manajemen Konstruksi.
  • Pengalaman minimal 8 tahun untuk S1 atau 5 tahun untuk S2 dalam desain atau pengawasan konstruksi.
  • Memiliki pengalaman minimal 3 tahun pada pembangunan rumah sakit atau gedung minimal 8 lantai.

3. Mechanical and Plumbing Engineering Expert

  • Pendidikan minimal S1 Teknik Mesin (S2 diutamakan).
  • Memiliki sertifikasi aktif Ahli Madya atau Ahli Utama di bidang terkait.
  • Pengalaman minimal 8 tahun untuk S1 atau 5 tahun untuk S2 pada proyek konstruksi mekanikal.
  • Berpengalaman minimal 3 tahun dalam proyek rumah sakit atau gedung tinggi minimal 8 lantai.

Baca Juga: Huawei Nova 16 vs Nova 16 Pro, Kamera 200 MP dan Layar LTPO Jadi Pembeda

4. Electrical Engineering Expert

  • Pendidikan minimal S1 Teknik Elektro (S2 diutamakan).
  • Memiliki sertifikasi aktif Ahli Madya atau Ahli Utama bidang terkait.
  • Pengalaman minimal 8 tahun untuk S1 atau 5 tahun untuk S2 dalam desain atau pengawasan konstruksi elektrikal.
  • Memiliki pengalaman pada proyek dengan pendanaan Multilateral Development Bank.

5. Environmental and Social Safeguard Expert

  • Pendidikan minimal S1 Teknik Lingkungan, Ilmu Lingkungan, Ilmu Sosial, atau Perencanaan Wilayah dan Kota.
  • Pengalaman kerja minimal 5 tahun untuk S1 atau 3 tahun untuk S2.
  • Memiliki pelatihan kebijakan Environmental and Social Framework (ESF) standar internasional.

6. Financial Management Expert

  • Pendidikan minimal S1 Manajemen, Keuangan, Akuntansi, Ekonomi, atau Administrasi Bisnis.
  • Pengalaman minimal 5 tahun untuk S1 atau 3 tahun untuk S2 dalam pengelolaan keuangan sektor kesehatan atau proyek PHLN.
  • Memahami persyaratan pelaporan keuangan lender internasional dan regulasi APBN.

7. Monitoring and Evaluation Expert

  • Pendidikan minimal S1 Kesehatan Masyarakat, Ilmu Sosial, Statistik, atau Studi Pembangunan.
  • Pengalaman minimal 5 tahun untuk S1 atau 3 tahun untuk S2 dalam bidang monitoring dan evaluasi.
  • Memiliki keahlian menyusun kerangka kerja dan instrumen Monitoring and Evaluation (M&E).

Persyaratan Umum Pelamar

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Mampu bekerja sama dalam tim dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
  • Tidak sedang terikat kontrak kerja dengan instansi pemerintah atau swasta lain saat mulai bekerja.
  • Berkelakuan baik serta sehat jasmani dan rohani.
  • Memiliki penguasaan bahasa Inggris yang baik secara lisan maupun tulisan.

Tonton: Prabowo Sering ke Luar Negeri, Teddy: Investasi Yang Masuk Rp 2 430 T

Jadwal Seleksi Tenaga Ahli Kemenkes

  • Pengumuman rekrutmen: 29 Mei - 4 Juni 2026
  • Seleksi administrasi: 5 - 17 Juni 2026
  • Pengumuman hasil administrasi: 18 Juni 2026
  • Pelaksanaan wawancara: 19 - 22 Juni 2026
  • Pengumuman akhir seleksi: 30 Juni 2026

Pendaftaran dilakukan secara daring dengan menyampaikan Pernyataan Minat (Expression of Interest) dan daftar riwayat hidup terbaru melalui tautan https://forms.gle/jNVS6yhk69nMonat8 paling lambat tanggal 4 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.

Seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun. Calon pelamar diminta mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Informasi resmi terkait perubahan jadwal atau pengumuman lainnya dapat dipantau melalui situs https://kemkes.go.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×