kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   -14.000   -0,47%
  • USD/IDR 16.842   -11,00   -0,07%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%
STYLE /

Strategi Jitu Melamar Kerja Lewat Email Agar Cepat Dipanggil Interview oleh HRD


Senin, 16 Februari 2026 / 17:48 WIB
Strategi Jitu Melamar Kerja Lewat Email Agar Cepat Dipanggil Interview oleh HRD
ILUSTRASI. Strategi Jitu Melamar Kerja Lewat Email Agar Cepat Dipanggil Interview oleh HRD.(Rawpixel/rawpixel)

Sumber: Glints Indonesia,Jobstreet Indonesia | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Persaingan memperebutkan posisi impian pada awal tahun 2026 ini semakin sengit, di mana ratusan hingga ribuan pelamar bisa mengirimkan lamaran untuk satu posisi yang sama melalui email. 

Tantangan terbesar bagi seorang pencari kerja bukan lagi sekadar memiliki kualifikasi yang mumpuni, melainkan bagaimana memastikan email lamaran mereka benar-benar dibuka dan dibaca oleh tim rekrutmen.

Faktanya, banyak kandidat potensial yang gugur di tahap awal bukan karena kurang pengalaman, melainkan karena kesalahan teknis saat mengirimkan email.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN: KAI Services Rekrut Besar-besaran Personel Lebaran 2026

Dari subjek yang tidak jelas hingga badan email yang dibiarkan kosong, kesalahan-kesalahan kecil ini memberikan kesan tidak profesional yang membuat HRD enggan melirik berkas Anda. Oleh karena itu, penguasaan etika berkirim email lamaran kerja menjadi senjata utama yang sangat menentukan keberhasilan karier Anda.

Detail Struktur Email Lamaran yang Profesional

Melansir informasi dari Jobstreet, sebuah email lamaran kerja yang efektif harus memiliki struktur yang rapi dan informatif. Hal pertama yang menjadi perhatian adalah alamat email pengirim. 

Penggunaan alamat email dengan nama yang unik namun tidak profesional dapat menurunkan kredibilitas pelamar secara instan. Sangat disarankan untuk menggunakan kombinasi nama depan dan belakang yang formal untuk membangun citra positif sejak awal.

Elemen krusial selanjutnya adalah subjek email. Mengutip panduan dari Glints, subjek email bertindak sebagai label yang memudahkan HRD dalam menyortir ribuan pesan masuk.

Tanpa subjek yang spesifik, lamaran Anda berisiko besar terabaikan atau bahkan dianggap sebagai email sampah oleh sistem keamanan perusahaan. Format subjek yang ideal harus memuat identitas jelas mengenai posisi yang dituju dan nama lengkap pengirim.

Selain itu, bagian badan email (body email) memegang peranan vital sebagai pengganti surat pengantar atau cover letter. Bagian ini merupakan ruang bagi Anda untuk melakukan promosi diri secara singkat dan sopan.

Menulis badan email yang personal dan tepat sasaran menunjukkan bahwa Anda memiliki minat yang serius terhadap perusahaan tersebut, bukan sekadar mengirimkan lamaran secara massal.

Terakhir, faktor teknis pada lampiran dokumen tidak boleh dianggap remeh. Nama file yang acak-acakan serta ukuran file yang terlalu besar sering kali menjadi hambatan bagi HRD.

Penataan dokumen yang terorganisir dengan baik akan memberikan kesan bahwa Anda adalah pribadi yang teliti dan menghargai waktu orang lain.

Panduan Mengirim Lamaran Lewat Email

Bagi Anda yang sedang bersiap mengejar peluang karier baru, berikut adalah persyaratan teknis dan langkah-langkah prosedural yang wajib diikuti:

Ketentuan Dokumen Lampiran:

  • Seluruh dokumen seperti CV, portofolio, dan ijazah wajib disimpan dalam format PDF untuk menjaga konsistensi tampilan.
  • Pastikan ukuran total lampiran berada dalam rentang 1-2 MB dan tidak melebihi 5 MB agar tidak membebani kapasitas kotak masuk perusahaan.
  • Beri nama setiap file dengan format yang jelas, contoh: CV_Nama Lengkap.pdf atau Portofolio_Nama Lengkap.pdf.
  • Hindari penggunaan format kompresi seperti .RAR atau .ZIP kecuali diminta secara eksplisit oleh perusahaan.

Prosedur Penulisan Badan Email:

  • Sapaan Formal: Gunakan kalimat "Yth. Bapak/Ibu HRD [Nama Perusahaan]" atau sapaan profesional lainnya yang setara.
  • Paragraf Pembuka: Sebutkan tujuan pengiriman email dan sumber informasi lowongan kerja yang Anda dapatkan.
  • Ringkasan Kualifikasi: Tuliskan 2-3 kalimat yang menonjolkan keahlian utama Anda yang paling relevan dengan kriteria pekerjaan.
  • Penutup: Sampaikan ucapan terima kasih dan cantumkan ketersediaan Anda untuk dihubungi lebih lanjut untuk sesi wawancara.
  • Identitas Kontak: Sertakan nama lengkap dan nomor telepon yang aktif di bagian bawah pesan.

Waktu Pengiriman yang Strategis:

  • Disarankan untuk mengirimkan email pada jam kerja produktif, yaitu antara pukul 08.00-10.00 pagi.
  • Berdasarkan data operasional kantor, pengiriman di awal pekan seperti hari Senin atau Selasa memberikan peluang lebih besar bagi email Anda untuk berada di barisan atas kotak masuk HRD.
  • Hindari pengiriman pada hari libur atau jam istirahat untuk menjaga profesionalitas.

Tonton: 301 Wilayah Kerja Migas Mangkrak, Kementerian ESDM Bakal Cabut Izin Pengelolaan

Dilansir dari laman Glints, salah satu strategi jitu agar lamaran lebih dilirik adalah dengan menyesuaikan (custom) isi badan email untuk setiap perusahaan yang dilamar. 

Pelamar yang mampu menyajikan informasi secara ringkas namun padat memiliki nilai lebih. Tim rekrutmen rata-rata hanya menghabiskan waktu 6-10 detik untuk melakukan pemindaian awal terhadap sebuah email.

Jika dalam waktu singkat tersebut mereka tidak menemukan informasi yang relevan karena penulisan yang berbelit-belit, besar kemungkinan lamaran tersebut akan dilewati.

Penting juga bagi pelamar untuk melakukan pengecekan ulang atau proofreading terhadap setiap kata yang ditulis.

Kesalahan ketik (typo) pada bagian krusial seperti nama perusahaan atau posisi pekerjaan dapat dianggap sebagai bentuk ketidaksengajaan yang fatal.

Ketelitian ini merupakan bagian dari investasi karakter yang sangat dihargai dalam dunia kerja profesional.

Terakhir, jangan lupa untuk memastikan bahwa akun media sosial profesional seperti LinkedIn Anda sudah diperbarui dan tautannya dapat dicantumkan dalam badan email atau CV. Hal ini memudahkan HRD untuk memverifikasi rekam jejak Anda secara lebih luas. Dengan mengombinasikan etika pengiriman email yang benar dan profil digital yang kuat, peluang Anda untuk mendapatkan panggilan interview akan meningkat secara signifikan.

Selanjutnya: Bingung Pilih Saham, Obligasi, atau Reksadana? Simak Perbedaan dan Risikonya

Menarik Dibaca: Atlet yang Didukung PUMA Indonesia Melaju di Planet Sports Run 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

×